Selasa, 09 Agustus 2011

Ketungiran Waktu Sakit


Entah kenapa Sejak SMA sampai tahun ketiga saya kuliah  di Bandung saya termasuk orang yang rentan penyakit. Berbagai macam penyakit selalu menghinggapi saya tanpa kompromi. Mungkin ini akibat dari gaya hidup saya sedari kecil yang sudah mulai merokok dari sekolah dasar, ditambah lagi saya orang yang malas makan dan selalu pemilih makanan, saya hanya makan makanan yang di goreng kering, sisanya jangan coba-coba hidangkan di depan saya. tidak suka sayur-sayuran, langsung makan tanpa pernah berdoa. Alhasil inilah nasip yang harus kuterima…Rentan terhadap penyakit.

Dimulai dari masa SMA (perasaan lulus SMA), saya mendapati diri saya punya penyakit migrain stadium tujuh belas, alhasil sedikit capek pasti migran kambuh, telat makan pasti migran kambuh, telat boker juga migrain kambuh, telat ngumpulin tugas juga pasti migran kambuh, telat uang bulanan pasti kambuh,  intinya apapun yang kulakukan selalu aja migran ini kambuh.  hampir saja saya putus asa waktu itu, sudah mencoba berobat ke hampir semua dokter yang ada di kota itu, entah kenapa satupun dari antara mereka tidak ada yang berhasil memberikan diagnosa penyakitku, mungkin dokter disana semuanya lulusan sekolah dasar inpres (sekolah dasar dadakan itu), jadi harap maklum.

Orang tua saya mencoba menasehati saya untuk tidak terlalu memporsir diri untuk belajar, padahal dalam hati saya sedih, karna sejujurnya saya tidak pernah belajar waktu itu, bahkan ke sekolahpun hanya bisa di hitung dengan jari tangan dan bulu ketek. pada jam sekolah saya sudah berada di Billiar bahkan sebelum penjaga billiar itu datang.  Alhasil setiap ada surat panggilan dari sekolah, saya hanya perlu mengeluarkan duit lima ribu perak untuk membayar tukang becak sebagai pengganti Orang Tua saya. Hampir semua guru di sekolah saya bingung, melihat orang tua saya yang selalu berubah wajah setiap saat.  Pertanyaan yang sering mereka lontarkan adalah; “kok bapakmu setiap saat ganti?”, sayapun hanya bisa menjawab dengan shy-shy cat!!

Singkat cerita penyakit migran saya sembuh total setelah ditangani seorang dokter yang sangat ahli dan saya cintai dengan tulus itu.  saya sudah putus asa dan marah dengan dokter-dokter di Bandung. akhirnya saya pulang ke Medan dan menemukan dokter ganteng itu, dan atas kepintarannya dan tentu saja karna penyertaan Tuhan, sayapun sembuh.

Ternyata penderitaan saya tidak berakhir disana, tahun pertama di Bandung saya sudah harus rawat inap di rumah sakit selama beberapa minggu oleh karna sakit tyfus dan demam berdarah, entah kenapa penyakit yang sok populer ini,  selalu aja dengan setia menyerang anak-anak kost miskin seperti saya. 

Tidak sampai  disitu, tahun kedua saya di bandung saya di hinggapi penyakit Asthma Bronchiale karena vaso kontriksi. Entah penyakit apa lagi ini, sayapun baru tau beberapa bulan yang lalu setelah baca buku tetralogi Laskar Pelangi Karya Andrea Hirata yang ganteng itu. 

Awalnya penyakit ini saya dapatkan ketika suatu pagi yang cerah, saya dengan dua orang teman saya hiking ke Tangkuban Perahu, start dari cimahi - Tangkuban Perahu – Lembang. Seingat saya kami menempuh perjalanan sejauh ini hanya dalam waktu 4 jam. Alhasil karna tekanan udara di dataran tinggi, pembuluh darah saya mungkin tidak cukup kuat untuk bertahan. Saya baru menyadari ada sesuatu yang tidak beres ketika malam pertama mulai mimisan, hal ini berlanjut setiap malam (tepatnya subuh) yang semakin hari semakin banyak. Bukan hanya menetes lagi tetapi mengalir seperti derasnya sungai Musi.

Suatu malam yang gelap gulita, ketika saya sedang tertidur pulas saat teman-teman yang lain masih sibuk maen Championship Manager (game yang cukup popular saat itu), tiba-tiba seorang dari mereka menyadari kalau kasur yang saya tiduri setengahnya sudah basah oleh darah saya, ketika saya terbangun sayapun sama terkejutnya dengan mereka. Dengan perasaan panik, membuat mereka bereaksi macam-macam tanpa tau apa yang harus dilakukan.  Ada yang muntah, ada yang menangis, ada yang tiba-tiba berdoa padahal sebelumnya selalu lupa, ada yang memberikan pesan untuk saya jangan meninggal dulu, karna susah nyari kuburan di Bandung. Beragam reaksi mereka saat itu. Dalam kepanikan mereka sayapun mencoba membuat keadaan semakin heboh, darah yang mengalir saya simpan cukup lama dimulut, setelah kupikir stok darahnya cukup banyak, sayapun memuntahkan di depan mereka, alhasil isak tangis mereka semakin ga karuan, dalam pesakitan, aku hanya tersenyum bahagia akhirnya bisa melihat sekumppulan pria-pria sangar menangis tersedu-sedan.

Dengan perjuangan sahabat-sahabat saya, sayapun berhasil di antar ke sebuah rumah sakit, itupun sudah membuat satu kompleks ikut panik, tiada rumah yang terlewat semua digedor-gedor teman-teman saya untuk meminta bantuan. Sialnya ketika dirumah sakit ditangani  dokter beberapa jam, saya selalu aja  disuruh pulang lagi, karna katanya tidak ada masalah dengan hidung saya. Hal ini selalu berlanjut hampir sepuluh kali. Buta kali dokternya ya, masa dah mengeluarkan darah sebanyak itu malah dibilang ga ada apa-apa? aneh

Besoknya ketika saya terbaring lemas dirumah sakit, sayapun mendengar teman-teman saya yang lain akan datang menjenguk. Dengan bangga Saya mencoba menyiapkan kejutan kecil buat mereka, yaitu kentut orang sakit. Teman-teman taulah yah, bagaimana baunya kentut orang yang lagi sakit. Inilah momen yang kutungu-tungu, Ketika gorden mereka buka, sayapun mengeluarkan surprise kecil buat mereka, alhasil semua mau muntah, plus perawat yang sedang memeriksa pasien di sebelah saya ikut berpartisipasi mencium baunya, sampai perawat cantik itu menunda pemeriksaan dan mencoba menyelamatkan diri keluar dari ruangan, ternyata tidak ada seorangpun yang mampu bertahan menahan baunya.  Dalam hati sayapun senyum malu-malu campur senang yang tiada tara walau setelahnya yang kudapat sejumlah makian sayang dari teman-teman saya itu.  Ga peduli, yang penting kalian sudah puas menikmati. hehe

Akhirnya karna selama dirawat di Bandung saya tidak pernah mendapatkan kesembuhan, sayapun memutuskan untuk kembali lagi ke Medan menemui seorang dokter yang saya anggap punya kapasitas untuk menyembuhkan saya. Setelah saya cerita sedikit tentang penyebabnya, dia hanya butuh waktu selama 30 menit untuk meracik obat saya,  dan hasilnya penyakit kampungan itu tidak pernah kambuh lagi.

Ternyata dokter yang menangani saya waktu SMA dulu dan dokter  di kota saya kuliah sama saja, semuanya lulusan SD impres, hanya dokter yang di Medan yang menurutku bener-bener hebat.  Tidak salah memang dia memilih profesi ini.

Jadi bersyukurlah untuk setiap kesehatan anda, ternyata kesehatan itu adalah harta yang paling berharga, cobalah untuk hidup sehat, rajin olahraga, banyak berdoa. Kesembuhan adalah anugrah terindah yang pernah kudapatkan.  Setelah cukup pengalaman di dunia sakit-penyakit ini, sayapun memustuskan untuk mengikuti pola hidup sehat, dan kembali ke jalan yang benar. Alkhirnya, aku kembali kejalan yang benar!!

Ketungiran Tugas Akhir


Tahun pertamaku masuk kuliah seingatku hanya enam kali  hadir di kampus dalam setahun. Alhasil Ujian semesterpun lewat begitu saja tanpa pernah terlibat jadi peserta.  Jadi setahun pertama bahkan aku tidak mengenal satu orangpun teman sekelasku. Gimana mau kuliah, hari pertama masuk sudah berantam sama senior.  
Lebih gila lagi si Bobi teman saya, dia baru masuk kuliah pada tahun ketiga. Jadi kami saling mengenal sambil menatap bingung pada tahun itu. Kami mulai kuliah di saat teman yang lain sudah ada beberapa orang yang mulai mengajukan skripsi..geloo!!

Teringat perjuanganku yang tanpa keringat dalam menyelesaikan tugas akhir semasa kuliah. Sebenarnya judul yang kuajukan sudah lama di approve oleh dosen, tapi  berhubung karna malas memulai, akhirnya hanya Bab satu lah yang mampu saya persembahkan selama setahun.

Sialnya ketika tiba giliran serius untuk mengerjakan tugas akhir, itupun hanya karena merasa tertantang dengan sindiran seorang teman. Ternyata format dalam penyusunan tugas akhirpun telah berubah. Yang tadinya hanya mengajukan beberapa judul yang di anggap layak untuk di teliti, sedangkan pada saat itu harus mengajukan minimal sampai Bab 2.  Mampus aku,  mau tidak mau, aku harus menghabiskan beberapa waktu lagi sambil memelas otak untuk  menemukan judul yang tepat plus mengerjakan sampai bab 2..sial bener nasip pemburu ijasah sarjana ini.

Pagi-pagi sekali bahkan sebelum ayam merokok, Dengan semangat 45 saya pergi  ke arah Padalarang untuk mencari perusahaan sebagai penyedia data  penelitianku nantinya. Setelah menanyakan beberapa perusahaan hampir semua menolak dengan alasan yang sama pula “Sedang ada perubahan managemen”, jawaban paling gak bermutu yang pernah kudengar.  
Capek deh, Siapa suruh perusahaan anda managemennya berubah? Kambinglah, kalian yang berubah, jadi skripsi aku pula yang terbengkalai, Demikian kira-kira kutukan sederhana yang ada dipikiranku pada saat itu. Akhirnya semangat 45 ku pun runtuh di  gantikan dengan semalas 54.

Ajaibnya jawaban managemen perusahaan tungir itu menimbulkan  kreatifitas yang begitu hebat dalam otakku, Yang bahkan tidak pernah dipikirkan oleh dunia sebelumnya. Akhirnya tanpa diperintah otak penipu sayapun seolah-olah unjuk gigi menunjukkan keahliannya.  Berhubung perusahaan tidak mendukung anak cerdas indonesia yang ingin maju, sayapun memilih untuk mendukung diri saya sendiri dengan tetap meneliti perusahaan walau tanpa permisi. Terkadang memang tidak selamanya butuh ijin, Saya mau berjalan dengan cara saya sendiri.

Dikarenakan deadline untuk sidang selanjutnya tinggal dua bulan lagi,  sayapun harus menemukan cara untuk mengatasi masalah sederhana ini. Akhirnya saya pergi ke suatu perusahaan berharap otak penipuku bisa berkreasi disana, hal ini penting untuk tau lokasi perusahaan, siapa tau suatu saat ditanyakan dosen.  Selain karna saya butuh logo perusahaan juga untuk membalas surat yang dikirimkan oleh kampus.  Dasar memang waktunya tepat sekali, seorang tentara sedang menjembut istrinya yang kerja di perusahaan tersebut. Karna aku ada maunya, si tentara ku gombal sebentar (walaupun rada-rada ngeri juga menggombal tentara yang bermuka sangar dan berbadan tegap), setelah aku mendapatkan hatinya (hal ini terlihat dari tatapan matanya yang bagaikan mata seekor kelinci yang terpojok) akupun meminta dia masuk ke dalam perusahaan untuk mengambil sesuatu yang ada logo perusahaannya. Akhirnya dengan sangat semangat (karna tlah kupuji dia habis-habisan) , si tentara masuk dan luar biasa dengan bantuan yang maha kuasa ….dia mendapatkan logo yang kuinginkan terpampang di sebuah kop surat.  trimakasih brother ten(tara), atas pertolonganmu waktu itu. Balasan dari kebaikanmu pasti akan kau dapatkan kelak.

Proyek selanjutnya adalah scan logo perusahaan, lalu buat stempel yang harga 35 ribu di daerah ABC, data-data palsu diolah sedemikian rupa, dan akhirnya sebulan kemudian skripsikupun selesai (skripsi tercepat di dunia). Saatnya untuk mengajukan sidang.
Dan aku baru saja menyadari ketika membaca syarat-syarat sidang,kalau  ternyata aku tidak memenuhi syarat untuk mengikuti sidang karna masih ada satu mata kuliah yang belum lulus, persisnya nilai E. tidak habis ide, sayapun pergi untuk negosiasi dengan dosen yang bersangkutan.  Hasilnya dengan sekilo jeruk plus sekilo apple (kurang lebih hanya menghabiskan duit 20 ribu), Nilai saya yang tadinya E berubah ke B hanya dalam waktu sekejab. Ajaib memang!!

Ketika sidang, dosen penguji pertama lewat dengan hasil yang memuaskan. Tiba giliran dosen tungir, yang ga salah lagi  paling kubenci dari semua dosen yang ada di jagat raya ini. dia bertanya beberapa hal, kujawab dengan sempurna. Sampai tiba giliran dia bertanya tentang direktur perusahaan yang saya pura-pura teliti, yang ternyata sahabat lamanya;  
“direktur PT titik-titik masih bapak titik-titik ga?” oh my got,,,,ternyata dia kenal, mampus aku. Beruntung si otak kecil tapi encer ini banyak diisi tipu muslihat dan sarat pengalaman menipu,  dengan cepat aku menjawab “oh tidak pak, sekarang sudah di ganti dengan Ibu Ida Purnamasari, tepatnya tanggal 22 februari 2006 mereka  mengadakan perubahan manajemen dan ibu Ita terpilih sebagai direktur yang baru. (padahal entah siapa ibu Ida purnamasari itu, dan bagaimana bisa tiba-tiba muncul di kepalaku?)
memang otakku sudah dirancang dengan baik cara menjawab pertanyaan jebakan semacam ini. Ada lagi pertanyaanmu dosen tungir?

Akhirnya sayapun lulus dan menjadi orang pertama yang menerima ijasah, sama juga inipun terjadi akibat dari hasil memarek dosen, saya bilang, saya sudah di terima di sebuah perusahaan jadi mungkin tidak punya waktu lagi untuk kembali ke kampus dalam waktu dekat. Alhasil bagian tata usaha sibuk mencetak ijasah saya satu-satunya, dan hanya ijasah saya yang mempunyai hak untuk dicetak lebih dulu.

Kabar kelulusan sayapun tersebar diantara teman-teman seangkatan, hampir semua dari mereka menunjukkan mosi tidak percaya. Bagaimana bisa lulus secepat itu? Adakah tips untuk kami? Saya hanya bilang; belajarlah dengan giat sambil berdoa minta kekuatan dari Tuhan, maka kelulusan akan menghampirimu. Demikian kira-kira kotbah terakhir saya di kampus, mudah-mudahan bermanfaat buat mereka.

Karna dosa-dosa diataslah mungkin yang membuat saya rada sulit menatap masa depan. Hal yang paling kubenci ketika kampus (untuk melanjutkan ke jenjang Master) atau lowongan kerja yang entah kenapa selalu melampirkan persyaratan IPK selalu membuat otot-otot saya jadi lemas seketika. Kenapa IPK itu begitu penting untuk negara ini?  Kenapa tidak uji kemampuan aja biar lebih adil, kalaulah memang tidak mampu ya tidak apa-apa, daripada hanya berdasarkan IPK yang tidak mewakili apapun. belum tentu IPK tinggi pasti pintar dan IPK rendah pasti bego. Contohnya saya, walaupun IPK kecil tapi saya pintar loh, serius aku, klo ga salah aku pintar kok.

Tulisan ini hanyalah merupakan pengalaman  pribadi seseorang, dan mohon jangan di laporkan ke kampus,  takutnya mereka meminta seseorang itu menjadi dosen tetap pengajar mata kuliah khusus penipuan.  Semoga bermanfaat..!!




Desakan Yang Mendesak

Selalu ada masa/waktu untuk segala sesuatunya,  bahkan dalam hidup yang hanya sependek ini. Ada waktu untuk bersekolah, ada waktu untuk bekerja, ada waktu untuk menangis,  ada waktu untuk tertawa, ada waktu untuk berjuang, ada waktu untuk menikmati hasil dari perjuanganmu, ada waktu untuk menggangur, ada waktu untuk memberikan pekerjaan bagi penganggur.  Untuk Segala sesuatu ada waktunya yang bertujuan untuk membentuk kita masing-masing.


Saya tidak percaya bahwa ada seseorang yang sepanjang hidupnya selalu bahagia, demikian juga sebaliknya.  Tidak pernah juga ada orang yang sepanjang hidupnya gagal, suatu titik dia pasti akan mengalami kesuksesan sekalipun harus melewati sejuta kegagalan.  Dua kata yang saling berlawanan itu ternyata mengandung makna yang begitu penting  , dua kata yang bahkan terlalu penting untuk di abaikan. Tidak ada satu kata yang lebih berguna daripada kata yang lain, semuanya dirancang hanya untuk satu tujuan, supaya kita menjadi apa dan bagaimana yang seharusnya kita, bukan mereka.

Kita di lahirkan untuk membuat sejarah kita masing-masing bagi dunia ini. Setiap sejarah memiliki jalan dan dampaknya sendiri. Ketika kita mencoba untuk jadi orang lain, kita sama halnya  dengan produk-produk China yang  kebanyakan barang tiruan, dan biasanya hanya di bedakan oleh satu detail yang hampir tidak terlihat. Jadi alangkah kurang bernilainya kita  kalo  memilih untuk mencoba menjadi orang lain. 

Pernahkan anda mengalami kondisi situasi mendesak? Pernahkah anda menyadari ketika dalam kondisi terdesak anda bisa melakukan sesuatu yang bahkan kita tidak pernah bayangkan sebelumnya?  Saya teringat suatu kali pernah di kejar oleh seekor anjing yang pura-pura gila, alhasil saking takutnya (tepatnya menghindari menyelesaikan masalah dengan cara kekerasan terhadap seekor anjing) saya berlari bahkan jauh lebih kencang daripada Usain Bolt, Sprinter tercepat di dunia itu.  anjing yang mengejar sayapun hanya bisa duduk terpaku dalam kebingungan. Sang anjing sama bingungnya dengan saya, bagaimana bisa?
Pelajaran yang saya dapat, Ternyata ada suatu kekuatan di alam bawah sadar saya, yang bahkan tidak pernah saya sadari sebelumnya. Kekuatan ini biasanya akan muncul ketika merasa kondisi kita terdesak.

Dari negara kita yang cukup populer dengan korupsi para pejabat tungir ini, apa sebenarnya yang sedang terjadi? Mengapa semua bisa sebuah negara yang bagaikan surga bisa hidup serba kekurangan? Negeri yang kaya akan sumber daya alam, yang memiliki semua  yang negara lain tidak miliki, negara yang dianggap  para travelers bagaikan sebuah surga, pada kenyataannya, berjuta warganya berada di bawah garis kemiskinan, berjuta-juta lagi  persis berada di dalam garis kemiskinan. dan hanya bisa dihitung dengan bulu hidung  orang yang berada jauh di atas garis kemiskinan itu sendiri. Bagaimana mungkin negara yang kaya ini, dipenuhi orang-orang yang sebagian besar hidupnya dihabiskan dalam kekurangan, kemiskinan, kemelaratan, ketertinggalan, dan kebodohan?

Mungkin memang karna kita berpikir hidup di dalam “surga” lah menjadikan kita pemalas, tak punya mimpi, tidak punya keinginan untuk maju. Tidak ada sesuatu yang mendesak, tidak ada sesuatu yang perlu dikejar. 
Mengutip sebuah lyric lagu yang menggambarkan  negri ini; tepat sekali memang bukan hanya lautan yang ada, tapi juga kolam susu. Bahkan hanya kayu dan jalar cukup menghidupi. Gambaran yang tidak berlebihan untuk mendeskripsikan negara kita, karna seperti itulah adanya.  Hanya saja, sekalipun kita hidup  dalam surga, seharusnya tidak ada salahnya juga untuk menggunakan otak dan otot kita, sayang banget kalau tidak dipakai.

Lihatlah negara-negara di Eropa pada umumnya  kaya dan sebagian besar warganya hidup dalam kemakmuran? Padahal apa sih  yang mereka miliki? Apa yang ada di Jepang sehingga mereka bisa makmur? Punya apa Singapura sehingga bisa menjadi negara kaya di benua Asia ini? Bagaimana mungkin China yang penduduknya milliaran itu ternyata bisa menjadi salah satu kekuatan di dunia? Hongkong dan Tokyo yang penduduknya super padat bisa makmur, Bahkan vietnam yang baru beberapa tahun lalu merdeka, sudah mulai menunjukkan tajinya.  Negara-negara yang dulu belajar dari Indonesia, sekarang bahkan sudah mulai berani menantang kita. Negara kita hanya bisa jadi pengamat yang terlalu banyak komentar. Kekayaan kita hanya membuat negara maju semakin maju. para pejabat yang punya kuasa, hidup dalam keegoisan menikmati sogokan dari mereka. Ga heran jutaan warganya menjadi budak di negara lain, hanya untuk sesuap nasi. Layakkah?

Jadi saya mengambil sebuah kesimpulan bahwa, karna kita berpikir memilki segalanya menjadikan otak kacang (meminjam istilah teman) kita tetap menjadi otak kacang.
Karna Semua ada, menjadikan kita sebagai pemalas kelas kakap. Alam bawah sadar kita yang sebenarnya bagaikan “Kekuatan Ajaib” sama sekali tidak pernah menunjukkan wujudnya oleh karna keadaan kita jarang merasa terdesak. Alangkah miris ketika memiliki sebenarnya segalanya, tapi tidak pernah menyadarinya, aneh gak sih?

Terlepas dari semuanya, hanya mencoba untuk bersyukur dan mencoba menjalani serta menikmati hari-hari dalam kondisi apapun, sesuatu yang mendesak akan membuat saya semakin kuat dan tangguh.  Saya sadar bahwa otak saya akan menghasilkan ide-ide yang gemilang ketika terpaksa untuk berpikir.  Jadi bersyukurlah untuk segala keadaanmu, terkadang kita harus terjatuh dulu ke jurang yang paling dalam untuk bisa melompat ke tempat yang paling tinggi.  Hidup itu bukan seperti sebuah roti, yang akan habis ketika di makan. Sumber daya itu berada di otak kita, bukan berada di bumi ini.  Mari membuat  sesuatu yang tidak berharga, menjadi sesuatu yang paling berharga, sesuatu yang tidak bernilai menjadi sesuatu yang paling bernilai. Berdoalah supaya keadaan terdesak itu datang cepat!!




Rabu, 03 Agustus 2011

Kilasan Berita Ga Penting

Iseng-iseng berbagi informasi terhangat tidaklah merupakan dosa.  Ini Hanyalah sebagai kilasan Dunia diluar Berita buat mereka yang terlalu super sibuk entah mencari apa.  merupakan suatu kemunduran buat saya ketika menjadi sesosok yang tidak bisa memberikan sesuatu, apalagi hanya berita yang ga penting ini.  Jadi ijinkan saya untuk sedikit berbagi.

Kita mulai dari dunia selebritis; tahukah anda kalau ternyata salah satu Diva negeri kita Titi DJ telah resmi menjanda lagi untuk kesekian kalinya? Wah lagi-lagi setelah masa percobaan ketiga kalinya ternyata masih tetap aja chemistry yang di cari belum sesuai dengan pesanan. Beragam pendapat masyarakat menanggapi kabar perceraian ini. Udin seorang penjual Pecel Lele misalnya, dia  berpendapat bahwa kabar ini seolah menggairahkan visinya kembali yang sempat tenggelam di telan ikan lele. Konon katanya  nenek moyang dia yang seorang Londo pernah memberikan suatu penglihatan bahwa ini memang akan terjadi cepat atau lambat, ujarnya sambil berurai air liur. 
Lain lagi dengan gadis berusia 18 tahun, anggap aja namanya Bunga, dia malah khawatir dengan kabar perceraian ini, karna dia takut pacarnya bakal ngotot untuk mengganti nama Bunga Dengan  Titi, dia sudah capek bolak balik dipaksa pacarnya ke kantor pos lima kali sehari untuk mengirimkan surat perubahan nama ke kantor catatan sipil. Hmnnnnnnn,,,Miris ya?
kaum pria seharusnya menanggapi kabar ini dengan antusias menyambut peluang anda menjadi  suaminya yang ke empat.  Pesan sponsor, bersainglah secara jantan kawan!!!

Lain lagi dengan Julia Peres yang menangis dengan sedu sedan  setelah mendengar tuntutan vonis jaksa yang edan. Wanita yang gemar menunjukkan Aurat ini, dan doyan membuat para urad bereaksi, membela diri bahwa itu hanyalah sebuah adegan syuting, jadi vonis ini terlalu berlebihan, ujarnya.  Vonis ini tak terlepas dari prilaku dua wanita yang memutuskan untuk menyelesaikan masalah dengan sedikit jurus Smackdown tanpa memandang jenis kelamin. Hummm…dengkulnya saja sudah mesum, apalagi itunya (anda pasti tau apa yang ada dalam pikiran saya).


Dari berita selebritis kita beralih ke berita pemerkosaan; Seorang wanita berusia 19  tahun, di perkosa seorang anak-anak berumur 15 tahun ketika sedang karaoke.  Dia melampiaskan nafsu bejadnya setelah mencecoki sang korban dengan minuman keras. Diduga akibat minuman keras inilah membuat itunya jadi keras, otaknya mengeras, dan tanpa memelas dia pun melepaskan nafsunya..dasar memang dunia sudah gila, anak 15 tahun yang bahkan kencingnya belum lurus, sudah memerkosa sedemikian biadabnya. Inilah akibat terlalu banyak  belajar dari si Blacky, anjing tetangga sebelah.

Sedangkan dari dunia Internasional berita terhangat adalah ketika seorang pria dari India yang di identifikasi bernama Ryalu.   pada awalnya mengeluh, diduga mengalami hernia, setelah melakukan operasi eksplorasi, dokter terkejut menemukan adanya rahim, indung telur, saluran telur, leher rahim, dan jaringan vagina yang belum berkembang (Wooow owww…… dia dapat bonus). Ini mungkin salah satu dari jaringan  dua kasus yang marak di negara kita akhir-akhir ini. dalam hal ini saya setuju dengan motto perlindungan konsumen “coba dulu sebelum memutuskan untuk membeli”.  jadi pembelian barang bajakan bisa kita hindari.  Begitu susahnyakah membedakan barang yang asli apa palsu?
Satu kasus akhirnya terindentifikasi karna “Ganja Ajaibl” nya tidak pernah terlihat setelah menikah sekian tahun. Sedangkan kasus yang satu lagi setelah di curigai dan di telanjangi oleh keluarga mempelai, akhirnya jelaslah sudah kelamin dan Suara wanitanya perlahan-lahan keluar didampingi air matanya yang terurai dengan rapi…agoyamang tahe.

Nazaruddin, mahluk paling seksi yang selalu menghiasi cover majalah trubus, entah kemana batang hidungnya bersembunyi kini.  ketua Dewan terhormat yang perasaan berjasa,  karna telah memberikan ide yang (perasaan)brillian. Ah ngomongin para politikus inilah yang selalu buat saya menjadi tidak bergairah,,,agah-agah-agah, Bursik deh!!!

Dulu, Sekarang dan Nanti......Hanya Kita Berdua!!

Ternyata malam yang sunyi terkadang membuatku sedikit melankonis, penyakit yang hanya datang ketika aku sendirian atau paling tepatnya kesepian. Kesepian inilah yang membuatku mengenang masa lalu yang ternyata  membuatku sangat merindukan keberadaanmu disisiku, merindukan momen-momen seperti dulu, keadaan dimana aku merasa bahwa bener-bener sangat membutuhkanmu.
Photo dan parfum adalah dua hal yang paling sering mengingatkan aku akan dirimu. Parfummu emang sering menjadi tidak wangi karna  tercemar dengan aroma hallam huallam kentutku,  tapi photomu? Apa yang bisa ku protest dengan itu? Karna sama saja aku sedang menghina Camera pujaanku yang kubeli dengan hasil keringat nusantara.

Teringat pertama kali aku bertemu denganmu bukanlah seperti kisah seorang pangeran bertemu permaisurinya dari dunia ketujuh ketika sang putri dikelilingi 700 ekor monyet yang sedang meminta tanda-tangan, bukan pula berlagak sok jagoan aku merampasmu dari pelukan Gorilla atau beradu mulut dengan seekor Kingkong untuk meminta hak asuhmu….sama sekali bukan. Pertemuan kita rasanya normal (bukan seperti pertemuan seorang tentara dan seorang perasaan tentara, karna yang satu di gaji sedangkan yang lainnya tidak) tidak ada yang spesial, kita kenalan seperti pada umumnya seorang pria ganteng bertemu wanita cantik, bertanya tinggal dimana?, nama orang tua siapa?, penghasilan setelah di potong pajak orang tua berapa?, sudah pernah lihat gajah blom?  Atau kamu pilih mana, dirayu Tapir atau di seruduk babi hutan?. Waktu minta nomor telponmu juga sepertinya biasa aja, (seharusnya aku minta dengan gaya khas-ku, mis; “eh kamu ada martil ga? Dalam kebingungannya aku akan lanjut lagi “klo martil gak ada, nomor telpon pasti ada dong”?, tidak-tidak kita bertemu ga se-lucu itu,   walaupun aku gak akan pernah lupa akan senyum “panjang umurmu” melihat tingkah kocak ala si Manik dari pedalaman di dekat danau toba sana, Aku ga pernah tau arti dari senyum itu, senyum sukacita atau senyum prihatin, yang pasti momen itu gak akan pernah kulupakan seumur hidupku…dan ternyata siapa yang bisa menyangka klo inilah awal dari aku jatuh cinta padamu………sometimes the beginning of love is crazy!!!

Setelah perkenalan itu, aku hanya memberikan perhatian selayaknya seorang abang kepada adiknya,   tapi lama kelamaan kita semakin dekat, aku merasa nyaman ketika kita bisa ngobrol panjang lebar, bercerita tentang keadaan dan mimpi kita masing-masing,  aku semakin bersemangat ketika  berada di sampingmu,  tidak seperti ketika aku bersama dengan Cindy, Margareth, Susan, Susi, dan Lusi. Intinya di dekatmu aku merasa jadi saya.
teringat suatu kali pas di hari valentine, aku membelikan beberapa coklat untuk kubagikan bagi teman-teman dekatku dan ternyata, dari sebanyak coklat yang kubeli, tidak satupun tersisa untukmu…damn..what have I done?? Cobaan apa lagi ini? Inilah penyesalanku yang tiada tara….mudah-mudahan ketika kita jadian suatu saat nanti (kan….. ceritanya dsini blom jadian pan) pabrik coklat belom tutup, jadi bukan hanya produknya yg kubeli, pabriknya sekalian kuhadiahkan hanya untukmu, bila perlu pemiliknya kujadikan pembantumu seorang….hahay

Tiga tahun lebih ketika kita saling kenal, aku memutuskan untuk keluar dari komunitas yang mempertemukan kita, bukan sebuah keputusan yang gampang kuambil tapi aku tahu ini yang terbaik buatku, setidaknya menurut emosiku pada saat itu. Sempat aku khawatir dengan keputusanku ini kita tidak akan bertemu lagi. Ternyata apa yang kutakutkan sama sekali keliru, kita masih tetap kontak, kau masih memberikan perhatian yang sama untukku…ahhh…… memang kaulah wanita terbaik di jaman ini…!!

Ketika tiba waktunya aku yakin saratus persen bahwa memang bener kaulah wanita yang kucari ( tentunya setelah mengalami petualangan cinta “ecek-ecek” dengan banyak wanita lain), setelah membuat survey, analisis,love planning dan sedikit teori peluang, akupun memutuskan untuk menyatakan cinta yang menjadi hak-ku. Kutekan nomor telponmu dengan sedikit ragu-ragu di seberang sana terdengar suara yang kutunggu-tunggu..dan ternyata kamu meng-iya-kan ajakanku untuk bertemu besoknya.
Wah alangkah senangnya hati ini….what a perfect trap???

Aku mengajakmu makan di pizza hut di Istana Plaza (tempat favorit kita), dan setelah melihat momen yang tepat akupun menyatakan cintaku…awalnya kamu merespon seperti wanita kebanyakan, kenapa kamu suka padaku?, jawabanya 2 mingggu lagi deh…
Untungnya aku tidak terjebak dengan permainanmu sayang, karna aku menginginkan jawaban pada saat itu juga, egoku tidak mau menungggu bahkan seharipun..dan ternyata jawabanmu “iya” seperti membawaku ke titik kebahagiaan yang belum pernah kurasakan…I’m glad you said “Yes”, most sexy voice ever heard in my life..!!
Sempat terkejut juga dengan pengakuanmu,  ternyata malaikat cinta telah menaburkan benihnya pada saat pertama kali ketemu. Pantasan tatapanmu bagaikan seekor kelinci yang terpojok. Women are too smart to hide her love feeling..!

Banyak hal yang sudah kita lewati bersama, bahkan banyak suara-suara diluar sana menyanyikan lagu tidak setuju kita jadian, tetapi hal yang paling menyenangkan ketika engkau tidak mengenalku dari perkataan orang lain, tetapi dari kaca matamu sendiri, pengalamanmu sendiri, itulah yang membuatku semakin mencintaimu.
Begitu banyak rasa suka dan duka ketika kita melewati perjalanan cinta kita, begitu banyak butiran-butiran air mata yang sudah keluar, mungkin karna latar belakang keluarga kita yang berbeda, jenis kelamin kita yang berbeda, pengalaman dan perjuangan hidup kita yang berbeda, tetapi apapun itu kita tetap sepakat untuk melewatinya bersama..dan ternyata kita bisa!!!

Setelah menghabiskan sekitar setahun di kota yang sama, akhirnya aku memutuskan kerja diluar kota, memang begitu berat pada saat itu untuk kita berdua, tetapi dengan mempertimbangkan masa depan dan mengorbankan segalanya akhirnya engkaupun melepasku. tapi sekali lagi aku gak akan pernah lupa akan air mata perpisahan itu. Begitu berat membayangkan hidup tanpa berada di dekatmu, begitu berat jika ternyata si Susno mengambil alih mainjob-ku untuk menjemputmu, diatas semuanya aku terlalu percaya bahwa engkau akan tetap setia menungguku..dan ternyata aku ga pernah salah mempercayainya..


Sekitar enam tahun kita jadian banyak hal yang telah kita lewati bersama, suka duka bersama, kaya-miskin bersama, sedih dan tawa bersama, makan di tempat yang sama, dan begitu banyak sama-sama yang lainnya.
Memang selama kita jadian aku ga selalu memberikan apa yang terbaik buatmu, tapi hal itupun tidak pernah membuatmu ragu untuk tetap merajut mimpi-mimpi kita bersama.
Dan tidak lama lagi kita berencana untuk menikah, bahkan kamupun tidak keberatan kita menikah walau  hanya dengan mahar 2 ekor Ayam.  Walau Sekarang sepertinya semuanya kelihatan serba sulit, serba tidak memungkinkan, tapi aku terlalu percaya diri untuk itu. Karna dari pengalaman hidupku tidak satu hal pun yang kuinginkan tidak kudapat, dan aku selalu berdoa mudah-mudahan hal ini juga termasuk salah satunya!!
Ngomong-ngomong ingatkan aku untuk membeli pabrik coklatnya ya……Hanya untukmu seorang Butet yang cantik….!!!!

Rabu, 27 Juli 2011

My life just started

Sudah enam bulan lamanya kuputuskan untuk resign dari pekerjaan karna berbagai alasan yang jelas walaupun sebenarnya lebih banyak alasan yang ga jelas. Ketika melangkahkan kaki dari negeri tempatku bekerja aku berjalan  dengan mantap, tanpa memandang kebelakang dan tidak lupa tersungging senyum di bibir beharap kota yang akan kuinjak untuk yang kesekian kalinya akan memberikan jawaban atas semua harapanku selama ini, berharap kota tersebut memberikan gairah dan kebahagian yang tiada tara seperti kebahagian yang kurasakan ketika sekitar 7 tahun tinggal di kota tersebut, kota Bandung tepatnya.

Dari semua kota yang kuinjak Bandung adalah salah satu kota yang paling memberikan megakesan, Rumah busuk (Rubus) yang tiada tandingannya, teman-teman yang bocor halus tapi keliling, bencong-bencong yang berkeliaran di jalan veteran ( teman-teman banyak yang tertipu karna berpikir kalo sang bencongs adalah cewe tulen), suara kentut yang kedengaran sepanjang hari seolah-olah sebagai alarm penyemangat buat kebangkitan pemuda-pemudi warga rubus, suara kentut yang bagaikan pohon tumbang, jatah makan penghuni yang di telap penghuni yang lain, setiap mata yang saling memandang pasti akan berakhir di billiar dan ga ketinggalan aneka cewe yang keluar-masuk rumah yang entah cewe siapa (tentu saja setiap ditanya”siapa itu?” jawabanya selalu kawan ato adek).

Dan tentu saja warganya juga beragam; ada yang tahan nonton bo**p 24 jam sehari, ada yang buat teh manis setiap lima belas menit,  ada warga yang setiap diajak selalu tiba-tiba sakit,  ada yang selama skripsi kerjaannya selalu menarik garis dengan mouse-nya,  ada sang pendogeng s*x yang  sebenarnya cerita boongan tp entah kenapa selalu banyak pendengar setia (yang tidak jarang ketika cerita sudah selesai selalu ada kata “lagilah wek”),  ada yang baru boker tapi kentutnya tetap aja bau minta ampun sampai se-lapangan bola yang semua pemain merasakan chemistry baunya,  lagu batak dari sabang sampai marauke habis di kumandangkan dalam semalam dan di akhiri dengan koorhahuhehohahuho, ada yang siklus hidupnya satu minggu di rubus dua bulan di hutan. Beragam cerita berawal dari Rubus dan bahkan kata “Parek” yang terkenal itu berawal darimu….

Awalnya aku berharap aku menemukan rubusku yang dulu atau minimal dibawah rubuslah dua level tapi kenyataan berbicara lain, aku bukan saja tidak menemukan rubus beserta keunikannya, aku malah menemukan kenyataan hidup yang sebenarnya bahwa kota ini sudah sangat membosankan buatku. kali ini aku merasa kota ini seperti tidak menunjukkan keseksiannya lagi. Sering aku bertanya dalam hati apakah kotanya yang berubah?  Rubus-nya yang pindah?  Ataukah dosen-dosen yang mengajari kami dulu sudah meninggal? Tapi pandanganku akan gedung sate yang merupakan icon Bandung seakan menyadarkanku bahwa sebenarnya kota ini sama saja seperti dulu tidak ada yang berubah walau suasana rubus yg kuhapkan tidak kunjung datang setelah 6 bulan menunggu.

Akhirnya kota impian yang dulunya kurasakan berangsur-angsur berubah menjadi kota yang membosankan, aku tidak menemukan sahabat-sahabat parek ku yang dulu lagi. Mungkin dunia sudah berputar, status sudah berubah, kebutuhan semakin banyak dan mungkin mereka sedang menapaki jalan yang sudah mendekati impian mereka semasa kecil. Siapa yang harus di salahkan? Tidak ada!!!!  Hanya aku harus memulai hidupku lagi, mencoba mengumpulkan sisa-sisa mimpiku enam bulan yang lalu yang sesungguhnya sempat luntur, memulai semua yang pernah kurencanakan, semangat dan kreativitas hidupku yang hampir punah.  memang tidak gampang untuk mengembalikan semuanya dalam waktu satu hari tapi aku akan tetap berusaha untuk menebus hidup sampahku selama enam bulan lalu,dan mencoba menciptakan komunitas parek-ku yang baru.
Besok pagi ketika aku bangun tidak akan pernah lagi hanya lay down sepanjang hari di kasur menunggu datangnya malam, makan ketika waktunya tiba, dan nyuci baju setelah kantongan baju kotor sudah penuh, hanya akan keluar rumah ketika ada ajakan dari teman. dan  Kota yang telah berubah image ini (setidaknya buatku) akan menjadi saksi bahwa warna hari hariku kemaren tidak  akan sama lagi dihari esok, karna aku harus berjalan dengan kakiku sendiri dan berjuang dengan tangan yang kumiliki. Dan ketika tiba waktunya  aku beranjak dari kota ini ada hal-hal yang telah kupelajari. Sempat terpikir olehku untuk tidak akan pernah kembali lagi ke kota yang pernah kupandang seksi ini dan pada saat sekarang kupandang roa balang.

“Alasan itu seperti pantat semua orang memilikinya”, dan tidak ada alasan lagi buatku untuk berhenti bermimpi dan meraihnya dengan hasil yang gilang gemilang..my life just started!!!!

Surat untuk Bobi (Botak Biadab)

Bobi,,, sudahlah apalagi yang perlu engkau sesali dari hidup ini? Apalagi yang perlu kau sesali dari masa lalumu yang menurut mereka kelam? Bukankah dalam kekelaman itu terdapat banyak kenikmatan duniawi? Engkau sudah mencicipinya kawan dari berbagai warna,ukuran, bentuk dan segala rasa. Realitanya Banyak orang  mencari kekelaman yang sudah kau nikmati tapi mereka tidak menemukannya. alangkah beruntungnya dirimu Bob.

Apalagi yang perlu engkau sesali dari kuliahmu yang hancur?, bukankah seharusnya lulus sepuluh tahun kuliah lebih baik daripada pengalaman orang lain yang hanya lulus 4 tahun? Karna mereka yang lulus 4 tahun saya jamin tidak cukup pengalaman untuk membohongi orang tua mereka untuk sekedar menambah uang saku. itu juga termasuk ilmu yang perlu dilestarikan kawan.

Apalagi yang perlu kau sesali dari kisah cintamu yang gak jelas itu? Buka matamu kawan, beragam wanita disediakan di dunia ini, mulai dari yang suka makan sampai yang suka memakan,wanita gaul sampai suka di gauli, wanita berbody bagaikan biola sampai berbody bagaikan bola, wanita berpantat bohay sampai wanita berpantat lebay, semuanya disediakan bagimu bob. (Jangan pula aku aja yang kau pandangi, jatuh cinta kau nanti).  Makanya klo lihat wanita ada baiknya memakai matamu yang berwarna hitam, bukan warna putih seperti yang sering kau pakai selama ini.  

Apalagi yang perlu kau sesali tentang hubunganmu yang buruk dengan orang tuamu? Hanya ini yang perlu kau ketahui kawan, bahwa mereka tidak pernah main-main menciptakanmu, penciptaanmu disertai dengan desahan dan keringat dingin. 2 hal yang merupakan bukti dari keseriusan. Jadi sebagai anak yang sudah bisa buat anak, kamu juga harus menghargai mereka yang telah melahirkanmu dengan susah payah ke dunia ini.

Apalagi yang perlu kau sesali dengan sistem di negara kita? Memang seperti itulah adanya, yang kuat selalu menginjak yang lemah, yang sudah berada di atas lupa turun, yang sudah korupsi banyak uang tinggal melarikan diri ke negara lain, yang sudah menjabat anggota dewan yang katanya pilihan rakyat sibuk menonton  Video murahan orang-orang yang lemah itu,   lihat aja hanya seorang bendahara partai berani-beraninya menantang sebuah negara, gila kan Bob?

Hidup hanya sekali kawan, jangan habiskan masa-masa indahmu didunia ini hanya untuk penyesalan yang ga berguna itu. Cukup sudah kawan, ini saatnya buatmu untuk menatap masa depanmu, cukuplah setengah usiamu hidup dalam keiseng-isengan,  disana pasti banyak hal indah yang sebenarnya tidak pernah kau sadari dan hal buruk yang terlalu kau renungkan. tidak sedikitpun masa-masa itu perlu kau sesali kawan.  Siapa tau Tuhan berencana memberikanmu kesempatan hidup didunia ini sampai berumur 150 tahun. Jadi masih ada sisa 120 tahun lagi untuk membuat hidupmu lebih hidup.


Bob,,,hanya cara pandangmu yang perlu berubah, caramu mempermainkan dunia ini yang perlu diubah,  Ketika engkau bermimpi menjadi sesuatu, raihlah mimpimu kawan. karna bukan orang lain yang harus bekerja keras untuk mengwujudkan mimpimu Bob, itu mimpimu, bukan mimpi mereka. Engkau yang akan menjalani dan menikmatinya.  Jangan berharap kesuksesan itu datang dengan tiba-tiba ketika engkau sedang minum alkohol murahan itu. Engkau harus bekerja keras untuk menggenggamnya kawan. Sebenarnya dunia sudah terlalu banyak melahirkan orang-orang yang bisa menjadi panutanmu, belajarlah sedikit dari mereka, belajarlah dari cara mereka beraksi memutarbalikkan fakta. Belajarlah dari gaya mereka bangkit dari orang-orang yang tidak dianggap menjadi orang-orang yang paling dicintai, dari orang-orang yang ditertawai menjadi orang-orang yang tertawa paling keras pada akhirnya. Setiap orang pasti memiliki sejarah tersendiri bagi dunia ini, dan kamu Bob, salah satu orang yang terpilih membuat sejarah itu. Jadi ini saatnya buatmu bangkit kawan, taklukkan dunia ini kawan.  Mulailah dari saat ini, mulailah dari apa yang kau miliki, mulailah dari apa yang engkau punya.  Sudah………..jangan banyak komentar,,,,,,,,,,,start making your own life history!!!

Bobi mulai besok ganti namamu ya, jangan  Bobi (Botak Biadab) lagi, mending jadi Bobi  (Botak Biawak). Eat that goat Bob…!!!